Tugas dan Birokrasi

Berbicara tentang Etika Birokrasi sebenarnya kita berbicara tentang nilai-nilai yang mendasari tindakan Birokrasi atau alat-alat Negara dalam menjalankan tugas-tugasnya. Secara akademis etika birokrasi termasuk etika sosial bersama dengan etika-etika yang lain seperti etika profesi, etika politik, etika lingkungan hidup, kritik ideologi, dan sikap terhadap sesama.

Pada tataran praktis sebagaimana kedudukan Etika Birokrasi, Etika menekankan perlunya seperangkat nilai-nilai dilekatkan pada, dan menjadi acuan bagi setiap orang yang menjadi warga dari suatu profesi. Kemudian nilai-nilai menjadi ukuran baik buruk, wajar tidak wajar dan bahkan salah-benar. Dengan demikian Etika (praktis) pada dasarnya berkenaan dengan upaya menjadikan moralitas sebagai landasan bertindak dalam sebuah kehidupan kolektif yang profesional.

Etika Birokrasi pada dasarnya termasuk kedalam rumpun etika profesi meskipun ada kekhasan tersendiri. Karena Birokrasi menghadapi orang lain dan orang lain itu adalah masyarakat umum yang telah memberikan kepadanya wewenang untuk mengambil keputusan, Aparat Birokrasi mempunyai kewajiban publik yang tidak bisa diabaikan.

Etika Birokrasi terkait dengan legitimasi kekuasaan. Dengan melekatnya kekuasaan pada diri birokrat, maka terdapat potensi untuk kemungkinan disalah gunakan (abuse of power), maka begitu pentingnya etika dan sikap moral untuk membimbing para Birokrat untuk tetap pada orbit kewenangannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: