Macam Etika

Handayani dan Setiawan (2005: 9-10) membagi Etika menjadi Etika Umum dan Etika Khusus. PP 42 / 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS membagi macam-macam Etika Birokrasi menjadi Etika Bernegara, Etika Berorganisasi, Etika Bermasyarakat dan Etika Diri Sendiri, dan Etika Sesama PNS.

Dalam penerapannya, kumpulan dari Etika Birokrasi itu terwujud dalam bentuk ”Kode Etik” sebagai pedoman bagi generasi PNS berikutnya dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan bidangnya masing-masing. Kode Etik yang secara sistematis terdiri dari prinsip-prinsip moral yang berfungsi sebagai Majelis yang akan menghakimi segala macam tindakan pelanggaran Kode Etik. Secara logika-rasional umum (common sense), pelanggaran oleh Birokrat adalah tindakan yang dinilai menyimpang dari Kode Etik. PNS sebagai Apartur Birokrasi yang memiliki wewenang dan kekuasaan wajib menjaga perilaku sesuai Kode Etik dalam ucapan, sikap, dan tindakan. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, PNS wajib menempatkan loyalitas kepada Hukum, Norma, Etika dan Moral di atas kepentingan pribadi atau golongan. Untuk menjaga Nilai-nilai Birokrasi itulah, Kode Etik ditegakkan dengan tegas dan memuat sanksi profesi dan penjatuhan hukuman disiplin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: